Kumpulan Bacaan Doa Islami Lengkap

Selasa, 30 Mei 2017

Kisah Nabi dan Sahabatnya di Bulan Sya'ban

Kisah Nabi dan Sahabatnya di Bulan Sya'ban
Website Khusus Doa - Kisah berikut ini dihimpun dari berbagai sumber, sebagaimana dilansir dari laman islampos. Alkisah, Pada suatu waktu sahabat Usamah bin Zaid bertanya kepada Rasulullah SAW:


Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu memperbanyak berpuasa (selain Ramadhan) kecuali pada bulan Syaban?


Rasulullah SAW, menjawab:

Itu bulan dimana manusia banyak melupakannya, yaitu antara Rajab dan Ramadhan. Di bulan itu segala perbuatan dan amal baik diangkat ke Tuhan semesta alam, maka aku ingin ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan puasa. (HR. Abu Dawud dan Nasai).


Diceritakan dari Muhammad bin Abdullah az Zahidiy bahwa dia berkata: Kawan saya Abu Hafshin al Kabir telah meninggal dunia, maka saya menyalatinya. Dan saya tidak mengunjungi kuburnya lagi selama delapan bulan. Kemudian saya bermaksud menengok kuburnya.



Ketika saya tidur di malam hari, saya bermimpi melihatnya, mukanya berubah menjadi pucat. Saya bersalam kepadanya dan dia tidak membalasnya. Kemudian saya bertanya kepadanya: Subhanallah, mengapa engkau tidak menjawab salam saya?

Membalas salam adalah ibadah, sedang kami sekalian telah terputus dari ibadah, jawabnya.

Mengapa saya melihat wajahmu berubah, padahal sungguh engkau dulu berwajah bagus? tanya saya.

Dia menjawab: Ketika saya dibaringkan di dalam kubur, telah datang satu malaikat dan duduk di sebelah kepala saya seraya berkata: Hai si tua yang jahat!, lalu dia menghitung semua dosa saya dan semua perbuatan saya yang jahat, bahkan dia memukul saya dengan sebatang kayu sehingga badan saya terbakar.

Kubur pun berkata kepada saya: Apakah engkau tidak malu kepada Tuhanku?, lalu kubur pun menghimpit saya dengan himpitan yang kuat sekali sehingga tulang rusuk saya menjadi bertebaran dan sendi-sendinya menjadi terpisah-pisah, siksaan itu berlangsung sampai malam pertama bulan Syaban.

Waktu itu ada suara mengundang dari atas saya: Hai malaikat, angkatlah batang kayumu, dan siksamu dari padanya, karena sesungguhnya dia pernah menghidup-hidupkan satu malam dari bulan Syaban selama hidupnya dan pernah berpuasa pula satu hari di bulan Syaban.

Maka Allah SWT menghapuskan siksa dari padaku karena aku memuliakan malam hari di bulan Syaban dengan shalat dan juga dengan puasa satu hari di bulan Syaban. Kemudian Allah memberi kegembiraan kepadaku dengan surga dan kasih sayang-Nya.

Menurut Imam Ibnu Mandzur dalam Lisanul Arob, makna kata Syaban adalah dari lafadz Syaaba atau berarti dhoharo (tampak) diantara dua bulan mulia, yaitu Rajab dan Ramadhan.

Kisah Nabi dan Sahabatnya di Bulan Sya'ban Rating: 4.5 Diposkan Oleh: KerstindeBroome

0 komentar:

Posting Komentar